Rasulullah s.a.w bersabda, maksudnya:
Sesungguhnya seorang hamba megerjakan suatu perbuatan dosa tetapi apabila ia ingat hal tersebut maka ia menyesal dan merasa sedih. Apabila Allah melihatnya benar-benar menyesal dan bersedih hati, maka Dia (Allah) mengampuni dosa yang diperbuatnya itu sebelum ia mengerjakan kifaratnya (tebusannya) tanpa dengan shalat dan pula tanpa shaum.
{HR.Ibnu Asakir melalui Abu Hurairah r.a.}
Tiada ulasan:
Catat Ulasan